
ManYoo…….oh…….ManYoo
Jangan tidak terlalu suka atau benci dengan sesuatu atau pun seseorang. Sebab, bisa jadi anda jatuh cinta atau pun suka dengan orang atau sesuatu itu (ah masak sih). Ini juga yang aku alami sendiri. Sebelumnya, sumpah mati aku benci banget dengan tim Manchester United (MU) atau biasanya disebut Pak Rak (redaktur olahraga Radar Surabaya) ManYoo. Sebab, tim berjuluk the red devil ini adalah rival utama Chelsea, tim favoriteku. Apalagi ketika ManYoo akhirnya finish di urutan pertama musim lalu. the blues-julukan Chelsea pun harus puas di posisi runner-up. Tapi, kebencianku dengan tim yang baru saja menjadi juara dunia antara klub di Jepang ini, mendadak sirna. Masalahnya Cuma simple saja. Pas jalan-jalan di mall Jl Pemuda (sulit amat sih ngomong Delta Plasa (takut iklan) tiba-tiba saja di hanger sebuah etalase toko sport terpampang jaket merah menyala milik Man Yoo. Kontan saja pandanganku tertuju pada jaket kinclong itu. Seolah magnet, tanpa sadar kakiku melangkah mendekatinya. “Silahkan Mas jaketnya, bagus lho,” kata SPG yang tidak cantik tapi dandanannya menarik ini.
Dengan malu-malu, kucoba intip harganya. “Jangkrek, larang-e,” (untuk ukuran kantongku). Tapi mungkin tidak bagi para caleg yang kini lagi Tebar Pesona (TP) di jalan-jalan untuk menuai simpati dan dukungan. Juga tentunya tidak mahal bagi para konglomerat dan om-om perut buncit yang mengandeng cewek cantik di mall dengan dandanan menor yang pantas jadi anaknya itu. “Ah, sialan, dunia tidak adil”. “Kalau aku terpaksa beli, berarti……………….. satu jaket= tiga kaleng susu untuk anakku,”. Maafkan bapakmu, kalau tak mampu beli susu. Gara-gara beli jaket? (ah jangan sampai). Tapi tenang Nak…… jatah untuk susumu sudah ada kok. (tenang boy).
Ah daripada nggak bisa tidur, ‘terpaksa’ juga aku beli nih jaket. Ah ManYoo….. ManYoo. (*)
1 komentar:
halah, goyah juga imane
Posting Komentar