Rabu, Januari 28, 2009

kartolo the legend


KARTOLO THE LEGEND

Kartolo bisa disebut sebagai legenda hidup pelawak ludruk asal Jawa Timur. Sejak 1960 suami Kastini yang juga patner Kartolo nglawak ini, mendirikan Kartolo Cs. Bagi pengemar Kartolo Cs, tentunya masih ingat nama-nama pentolannya. Kartolo CS terdiri dari Kartolo, Basman, Sapari, Sokran, Blonthang, Tini (istri Kartolo).
Enam punggawa yang tergabung dalam seni karawitan kesenian Sawunggaling ini, mempunyai karakter kuat per personalnya. Juga gaya bahasa sendiri-sendiri.
Sebut saja Kartolo, yang paling cerdas sehingga seringkali 'ngakali' teman-temannya. Juga Basman yang jago nyerocos dan memplesetkan kata-kata. Suaranya yang besar dan ngebas, seringkali membuat Basman menjadi tokoh orang kaya atau pun lurah. jangan lupakan pula, Sokran yang mempunyai suara melingking. dan Sapari yang nakal tapi seringkali jadi korban. puluhan karya Kartolo Cs dulunya hanya direkam di cassete. seiring perkembangan jaman, karya mereka sekarang banyak dijual dalam bentuk MP3 bajakan. Karya-karya Kartolo yang cukup terkenal adalah
Haul Ngedukno Lemah, Basman Poseeng, Marlena Ketemu Jodoh, Basman Juragan Genthong, Thenguk-thenguk Nemu Gethuk, Prabu Basman Crongoan, Kuro Kandas, Kumpeni Gulung Tikar, Kartolo Nyetrip, Sragi Kecemplung Kalen, Rabine Cacing Anil,Ratu Amen, Genthong Mengkurep.
Sayangnya, formasi emas Kartolo Cs, kini hanya tersisa tiga. Kartolo, Sapari dan Kastini. Sisa-sisa lawakannya masih bisa disaksikan di JTV. Karena itu, pastas kiranya Kartolo disebut sebagai The Legend. Sebab, lawakannya tidak hanya membuatnya terkenal. namun lewat lawakan pula, Kartolo mampu membuat kangen orang Indonesia yang merantau ke luar negeri.(*)

Kamis, Januari 15, 2009

GOOD BYE ROCA


GOOD BYE ROCA

Meski kamu dinilai pengurus dan manajemen Persebaya sebagai pemain mbeling karena tidak kunjung datang ke Mes, aku masih angkat topi dengan performamu di putaran I lalu. Bukti 9 gol adalah jawaban atas mahalnya nilai kontrakmu. oke Roca, semoga kamu mendapatkan klub baru. (Tapi bagaimana mungkin. sebab, Persebaya tidak akan memberikan surat keluar bila kamu tidak membayar denda yang besarnya begitu wah). by the way man, masih ada kata-kata Toha (bagian perlengkapan) yang cukup mengharukan. dia bersedia mengangkatmu menjadi anak angkatnya. jarene cak Toha, "Oalah Roca...Roca, duit gak duwe, bojo gak duwe. wis koen melok aku ae,". (*)

OJEK PAYUNG


Ojek Payung

Ah hujan musim ini membuat semua kalang kabut. Apalagi bagi aku. Pas liputan ke TP, tiba-tiba hujan tumpah di parkiran KFC. Padahal, sudah ditunggu narasumber. Hemm. Jalan satu-satunya ya ojek payung. Seumur-umur aku tidak pernah menggunakan jasa ojek yang biasanya dilakukan oleh anak-anak sekolah ini. “Mas payung,” kata bocah lelaki 12 tahun yang karib dipanggil Hadi ini.

Langsung saja kusambar payungnya. Sepanjang trotoar KFC hingga TP, aku coba mengorek keterangan dari mulut pelajar kelas VI SD ini. Menurut Hadi, hujan adalah berkah sendiri bagi dia dan teman-temannya. Sebab, dia bisa mencari uang jajan sendiri di tengah derasnya hujan, cukup dengan modal payung. Heem…….! Nice. Di balik gerutu, kesal ratusan orang di Surabaya gara-gara hujan, Hadi dengan gembira menerobos butiran-butiran bening dengan payungnya. Karena hujan pula, Hadi bisa memperoleh sedikitnya Rp 10. 000, bila hujan turun sekitar satu jam, tanpa merengek ke orangtuanya. Sebuah pelajaran kecil tapi berharga telah ditunjukkan Hadi. Dengan akal sehatnya, dia mampu meraup rupiah. Toh, Hadi pun tidak merasa terbebani dengan apa yang dilakukannya. Sebab, dia juga masih bisa berhujan-hujan ria. Good Luck Hadi.

Jumat, Januari 09, 2009

Melihat Pola Latihan Arcan Iurie


ARCAN IURIE

sori karena tidak ada posting aku selipkan saja posting pelatih anyar Persebaya. mohon maaf bagi para pecinta, pendengar setia farrelano.blogspot.com

Melihat Pola Latihan Arcan Iurie
Mencoba Mengadopsi Gaya Melatih Polosin

Sejak Arcan Iurie resmi menangani Persebaya 31 Desember lalu, ada perubahan signifikan baik dalam pola latihan ataupun pendekatan ke pemain. Seperti apa?
EKO YUDIONO
ekoyudiono7@yahoo.com

KAMIS sore, hujan membasahi Karang Gayam dan sekitarnya. Warga sekitarnya pun sepertinya malas keluar rumah. Namun itu tidak berlaku bagi pemain Persebaya. Mereka tetap menjalani program latihan rutin. Kejutan memang. Sebab, ketika diasuh Freddy Muli, pemain tidak pernah berlatih ketika hujan turun. Kalaupun latihan, hanyalah senam-senam ringan di aula mes.
Semenjak Arcan resmi menjadi pelatih Persebaya, perubahandemi perubahan dilakukan Arcan. Pelatih Moldova
ini terlihat lebih memoles fisik pemain, ketimbang strategi bermain. Di hari perdananya melatih, sekitar dua jam para pemain harus melahap porsi latihan yang selama ini tidak pernah dirasakan
pemain. Kemarin, Arcan kembali melatih fisik pemainnya. Setelah melakukan pemanasan, para pemain diwajibkan lari mengelilingi lapangan. Cukup. Tunggu dulu, sebab, pemain masih harus
melakukan lari bolak-balik setengah lapangan sebanyak lima kali.
Kalau sebelumnya, para pemain masih terlihat ada yang tidak istirahat siang setelah latihan pagi, namun sekarang mes terlihat sepi di siang hari. Para pemain benar-benar kelelahan setelah latihan fisik seperti latihan yang diterapkan mantan pelatih Timnas PSSI asal Uni Soviet (saat itu, red) Anatoly F. Polosin. Arcan pun mengakui bahwa metode latihannya sama dengan Polosin. “Dia adalah guru saya dan saya akan coba menerapkan metode latihan seperti dia (Polosin),” kata Arcan.
Selain fisik, Arcan juga memakai metode yang biasa disebut teknik, taktik, dan mobilitas (TTM). Karena itu dengan pola latihan cukup berat itu, Arcan berharap pemainnya bisa mobile selama 2x45 menit dengan kesegaran fisik yang prima. Sebagai catatan, rata-rata pemain Indonesia melakukan sekitar 750 touch (sentuhan) dalam setiap pertandingan. Bayangkan dengan pemain Eropa yang melakukan touch sekitar 1.500 kali per pertandingan. Meski pola latihan Arcan masih perlu diuji, tapi setidaknya, ada penyegaran dalam pola latihan yang dilahap para pemain Persebaya. Berhasil tidaknya, kita semua yang akan menjadi saksi. Kita tunggu saja. (*)

Sabtu, Januari 03, 2009


Sebelumnya minta maaf kepada pembaca dan pendengar setia. Memasukkan postingnya agak telat.(dari yang posting)


Apa Yang Baru?
OLEH:LEAK KUSTIYA

Ohoi... Pagi pertama 2009. Adakah yang baru di pagi ini? Matahari, burung-burung, tukang sayur, acara televisi, headline surat kabar, baliho-baliho caleg di pinggir jalan? Daun jendela masih tetap di sisi kamar tidur kita. Angin meliuk menerobos di sela-selanya. Anak-anak masih ngowos sambil memeluk guling di sudut dipan. Istri ke dapur menyalakan kompor sebelum menyisir rambut. Oh, rutinitas bangun tidur di pagi hari. Apa bedanya dengan pagi-pagi di tahun kemarin?


Pagi ini adalah pagi baru 2009. Kertas-kertas yang berserak di atas meja kerja. Kalender duduk 2008 di samping komputer harus segera dilempar ke tempat sampah. Laci berisi catatan-catatan kecil, kartu nama, multivitamin, kertas print out dari mesin ATM yang sudah luntur tintanya, agenda-agenda kerja, ide, rasanya terlewat begitu saja. Pagi ini, pikiran kita berusaha merekonstruksi rencana-rencana baru. Oh, buku harian, apa bedanya dengan rencana-rencana kita tulis di tahun kemarin?

Hari ini bukan lagi 2008. Ingat, ini 2009. Karet whiper terasa mengeras setelah dibakar panas sepanjang kemarau 2008. Meski berkibas cepat menghalau terpaan air hujan bulan Desember, kaca tetap tak jernih. A Yani yang padat, Basuki Rahmat yang sibuk, garis pembatas jalan tol yang kabur disaat dibasuh hujan, kaburkan pandangan. Ada apa sesungguhnya di Januari hingga Desember 2009?

Ini hari memang sudah menjadi milik 2009. Semua yang tersisa di tahun kemarin, yang belum terjalankan, yang gagal diaplikasikan, yang deadlock di tengah perdebatan, yang kandas di pinggir hambatan, yang stagnan di antara kebosanan, tak apalah kita coba lagi untuk dikerjakan di tahun 2009. Tahun ini memang baru. Tahun dengan kesulitan baru, error baru, kerumitan baru, problem baru, tantangan baru, kasus baru, krisis baru. Memang. Itu persis ketika kita meninggalkan 2007 dan hendak memasuki 2008. Apa bedanya?

Tapi, tahun baru memang merangsang imajinasi. Dan sejatinya, 2009 memang membawa banyak hal. Kesempatan baru, peluang baru, rasa baru, harapan baru, pasar baru, target baru, omset baru, laba baru, keuntungan baru, impian baru, kebahagiaan baru.
Semua itu, bisa berlalu begitu saja seperti tahun-tahun kemarin. Atau, semua kita miliki! Selamat tahun baru...

leakkustiya@yahoo.com

Kamis, Januari 01, 2009

MENGHAPUS JEJAKMU

MENGHAPUS JEJAKMU
Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu-kamu di hatiku
namun melupakannmu, butuh waktu ku seumur hidupku (st-12)


PINTU MASUK



SD PUCANG




ALUN-ALUN



PENUNJUK ARAH PULANG