BUBUTAN- 65 ekor kura-kura bernilai puluhan juta rupiah diamankan petugas Polsek Bubutan, kemarin. Kura-kura berdiameter sekitar 20-25 cm yang diduga dilindungi ini, ditemukan di salah satu gerbong kereta Kertajaya jurusan Jakarta-Surabaya.
Diamankannya kura-kura ini berawal dari operasi multisasaran di Stasiun Pasar Turi. “Kemungkinan besar, pemilik kura-kuranya ketakutan dan memilih meninggalkan kura-kura miliknya ketika melihat polisi,” kata Kapolsek Bubutan AKP I Wayan Wiyana, kemarin.
Kura-kura yang ditemukan keadaannya sangat menyedihkan. Sebab, hewan yang tergolong langka ini, ditempatkan di dalam tiga zak plastik dengan cara ditumpuk. Saking banyaknya, sebagian kura-kura yang ditempatkan di dalam satu zak, akhirnya mati. “Setelah kami pilah-pilah, ada lima ekor kura-kura yang mati,” jelas Wayan.
Terkait penemuan kura-kura tersebut, Wayan menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Surabaya. “Kami ingin mengetahui secara pasti jenis kura-kura yang kami amankan,” urai Wayan.
Disamping dengan BKSDA, petugas juga berkoordinasi dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Tapi, hingga kemarin petang, pihak KBS juga belum bisa memastikan jenis kura-kura yang diamakan. Namun dari tampilan luar, beberapa kura-kura yang diamankan ada yang mirip dengan kura-kura kepala babi. Salah satu jenis kura-kura yang memang dilindungi di Indonesia.
Dijelaskan Wayan, dugaan sementara kura-kura itu akan dijual ke restoran-restoranChinese food di Surabaya. “Namun kami masih akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandas Wayan. Sembari menunggu hasil pemeriksaan dari BKSDA dan KBS, hewan itu ditempatkan di salah satu kamar mandi Polsek Bubutan. “Daripada mati, kan kasihan. Jadi kami korbankan saja satu kamar mandi kami. Toh, kami masih punya satu kamar mandi lagi,” terang Wayan. (ono)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar