Selasa, April 20, 2010

Kata-Kata Bijak







Kata-Kata Bijak

EKO YUDIONO
ekoyudiono7@yahoo.com

Kata-kata bijak memang bisa meluncur dari bibir siapa saja. Tak terkecuali dari bibir Diva yang kini tersandung masalah rumah tangga, Krisdayanti. KD sebutan populer Krisdayanti menyarankan agar istri Raul Lemos, Shecan Salem Sagran alias Silvalay Noor Athalia alias Ata tidak gampang terbakar amarah terkait pernyataannya di media. KD dalam pandangan Ata bersalah karena berselingkuh dengan suaminya. Tapi, KD juga mengaku tidak gentar melakukan upaya pembelaan atas apa yang layak ia terima.
Sebab, pengakuan KD, Raul mengaku dalam status duda ketika berpacaran dengannya. Karena itu, dia menyarankan agar Ata jangan terlalu cepat mengambil keputusan untuk melapor ke polisi. “Jangan semuanya dibikin ribut. Coba menata hidup kita dengan kepala dingin,” saran KD.
Apa yang dikatakan KD memang ada benarnya. Meski dia kini dianggap Ata sebagai number one enemy. Tapi, kata-kata bijak KD patut dicermati. Bertindak dengan kepala dingin merupakan langkah bijak. Bukan hanya bagi Ata tapi siapa saja. Sebab, dengan berfikir jernih, kemungkinan besar keributan bakal terhindarkan. Coba seandainya, Sat Pol PP Pemprov DKI dan warga sekitar Makam Mbah Priok plus ahli warisnya berfikir dengan kepala dingin dan jernih serta pro aktif melakukan pendekatan soal revitalisasi Makam tersebut, korban jiwa dari kedua belah pihak kemungkinan bakal terhindarkan.
Kata-kata bijak juga diperlukan bagi kelima calon walikota Surabaya yang Juni mendatang bakal bersaing menuju Balai Kota. Bijak dalam menerima hasil Pilwali dan bijak dalam menerima kekalahan atau pun kemenangan. Bila nanti para cawali ini sedikit lupa, ingat saja kata-kata bijak KD, “Jangan semuanya dibikin ribut. Coba menata hidup kita dengan kepala dingin.”. (*)

Dimuat di harian Radar Surabaya 19 April 2009

Selasa, Oktober 20, 2009

instan ala Manohara


Instant ala Manohara

Saat ini, apa pun bisa didapat dengan instant. Tapi, perlu diingat, segala hal yang dicapai dengan instant, niscaya tidak bakal langeng. Mengambil contoh kasus Manohara Odelia Pinot. Istri Teuku Fakhry ini tiba-tiba saja menjadi pembicaraan. Sejumlah stasiun swasta nasional berlomba-lomba memberikan tayangan ekslusif terkait bebasnya Manohara yang katanya disiksa habis-habisan oleh Pangeran Kelantan itu. Imbasnya, Manohara pun menuai berkah. Popularitas instant.
Manohara disodori kontrak sinetron berjudul sama dengan namanya. Tapi apa lacur, ketika Manohara tidak lagi dibicarakan orang, tiba-tiba saja ia menghilang. Dalam sebuah episode sinetron yang dibintanginya, dikisahkan Manohara meninggal. Artinya, dia tidak lagi muncul di layar kaca. Ia pun jobless alias pengangguran. Ada yang menuding, ‘meninggalnya’ Manohara, lantaran aktingnya yang pas-pasan dan melempem. Sejak kemunculannya, Manohara menuai banyak kontroversi. Sang Ibu, Deasy Fajarina bisa dibilang sangat berperan dalam karir Manohara. Dalam berbagai kesempatan, Deasy menangis haru-biru dan minta perlindungan kemana-mana agar Manohara yang katanya mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga (KdRT) bisa bebas. Namun, kualitas acting Manohara yang melempeng, akhirnya membuat banyak orang sadar. Termasuk rumah produksi SinemArt yang mengontraknya. Bahkan, kalau mau jujur, akting Deasy, lebih mantap dari Manohara. (*)
ekoyudiono7@yahoo.com


Jumat, September 11, 2009

PUTUS CINTA (sepupuku)


PUTUS CINTA (sepupuku)

Sepupuku beberapa hari lalu mengaku baru putus cinta dengan kekasihnya. Lima menit usai putus di teras rumah ditemani redupnya sinar bulan yang membias dari timur, Sepupuku (maaf tidak menyebut nama) terlihat mulai gelisah. Tingkahnya seperti cacing kepanasan. Pindah dari sofa, terus ke kamar, keluar lagi, lantas tiduran kembali di sofa. “Aduh Mbak….wetengku koq rasane gak enak kabeh,” kata Sepupuku kepada istriku.

Belum sempat mendapatkan jawaban, dia sudah ngacir ke kamar mandi. Tidak sampai satu menit dia keluar, entah apa yang ia lakukan di kamar mandi. Tapi tiba-tiba tangannya sudah meraih ponsel dan membuka situs jejaring sosial facebook. Dia lalu update status terbaru yang menyebutkan dia single lago mulai hari itu.
Hem…..melihat tingkah dan gaya sepupuku ini, aku jadi teringat semasa SMA dulu. Di mana, cinta atau pun apa namanya, seolah mampu meluluhlantakkan dunia. Menghancurkan sendi-sendi realita dan membuyarkan fakta yang ada di depan mata. “Aku putus cinta Mas,” ungkap sepupuku seolah ingin curhat dengan sepatah kata dan aku sendiri yang harus menerjemahkan panjang-lebar arti putus cinta itu sesungguhnya. Aku bahkan sempat bertanya dalam hati. Apakah putus cinta yang dialami sepupuku benar-benar sefenomenal itu. Apakah hanya perasaannya saja yang terlalu mendramatisir rasa itu. Atau kah dia terpengaruh sinetron cinta yang tayang di tv-tv swasta nasional. Ah entahlah…..yang jelas hingga hari ini, sepupuku yang lumayan manis dan kini serius di pendidikan kebidanan masih merasakan hal yang sama. Bahkan, setiap hari…statusnya seolah mencerminkan bahwa keputusannya untuk putus dengan kekasihnya adalah hal yang salah. Aku pun hanya bisa menawarkan kata-kata bijak kepadanya. Bahwa, sesungguhnya laki-laki dan perempuan di dunia ini sama banyaknya. Dan aku juga hanya bisa menawarkan untuk tidak berpacaran lagi. Lebih baik berkenalan saja dengan laki-laki tanpa dibumbuhi kata-kata pacaran. Dan dengan egoku juga (aku yakin benar) aku sebenarnya hendak mengenalkan dia dengan laki-laki sholeh, taat beribadah, dari keluarga baik-baik dan mempunyai pekerjaan tetap. (*)

Sabtu, September 05, 2009

SAY GOODBYE




SAY GOODBYE

Diva pop Krisdayanti bakal segera menyusul Yuni Shara, kakaknya sebagai janda. Ini setelah suami KD, Anang Hermansyah mengatakan ke wartawan bahwa dia sudah cerai secara agama. Kabar ini cukup mengejutkan. Meski di bilang tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya sejak 2003 lalu, rumah tangga KD-Anang sudah diterpa gosip miring. Yaitu kabar selingkuhnya pelantun Cinta ini dengan Tohpati Ario Hutomo yang saat itu menjadi piƱata musik KD Show di salah satu stasiun TV Swasta. Kabar ini terungkap berkat mantan sopir KD Muhi Biantoro alias Toro yang membuka mulut. Tapi dengan segala cara KD berusaha menepis gosip yang katanya makin digosok makin sip itu.
Toh KD akhirnya tidak tahan juga. Entah merasa bersalah atau apa. KD meminta cerai kepada Anang usai ibadah umroh.
Sebagai laki-laki, Anang seolah terpanggil kelaki-lakiannya. Selama ini memendam segala gejolak dan sakwa sangka, akhirnya dia membuat keputusan terpenting dalam hidupnya. Menceraikan wanita yang memberinya dua orang anak itu. Tekad Anang makin kuat setelah KD juga digosipkan tengah dekat dengan pengusaha asal Timor Leste. Entah apa yang ada dibenak KD yang sangat piawai melantunkan tembang melankolis ini. Lagu-lagunya seolah mencerminkan kehidupan pribadinya. Mulai dari Menghitung Hari hingga I’m Sorry Goodbye. So, tidak perlu heran, bila tiba-tiba saja KD berucap ke suaminya, seperti penggalan syair lagunya, so thank you so much,I’m sorry, goodbye. (*)RADARSBY/SEPT 2009

Rabu, Juni 17, 2009

LIMA TAHUN LALU

LIMA TAHUN LALU

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Perjalanan kehidupanku seolah begitu cepat. Lima tahun lalu, aku baru lulus dari sebuah perguruan tinggi swasta di kawasan Semolowaru. Usai lulus, aku sempat gamang menatap masa depan. Setahun berlalu, aku masih berkutat di depan meja sebuah dealer di kawasan Sidoarjo. Ah......wasting time. Tidak sengaja, aku membaca sebuah lowongan di sebuah media lokal Surabaya. DIBUTUHKAN WARTAWAN.
Saat itulah sebuah bohlam menyala terang di atas kepala...ting....ting...ting. Usai serangkaian test, akhirnya aku bisa menyebut diriku jurnalis. Menurut Wikipedia, Jurnalis= Orang yang mempraktekkan kegiatan jurnalist.
2006 adalah moment penting dalam hidupku.Aku sempat ragu, apakah benar aku akan menikah? Menikah dalam pandanganku adalah sebuah tanggung jawab besar bagi seorang pria. Paling tidak, aku tidak akan bisa bebas lagi....? Hem....sebuah pilihan yang harus benar-benar dipikirkan masak-masak.
Tapi, keputusan harus diambil. Aku harus menikah titik. (to be continue)