Jumat, September 11, 2009

PUTUS CINTA (sepupuku)


PUTUS CINTA (sepupuku)

Sepupuku beberapa hari lalu mengaku baru putus cinta dengan kekasihnya. Lima menit usai putus di teras rumah ditemani redupnya sinar bulan yang membias dari timur, Sepupuku (maaf tidak menyebut nama) terlihat mulai gelisah. Tingkahnya seperti cacing kepanasan. Pindah dari sofa, terus ke kamar, keluar lagi, lantas tiduran kembali di sofa. “Aduh Mbak….wetengku koq rasane gak enak kabeh,” kata Sepupuku kepada istriku.

Belum sempat mendapatkan jawaban, dia sudah ngacir ke kamar mandi. Tidak sampai satu menit dia keluar, entah apa yang ia lakukan di kamar mandi. Tapi tiba-tiba tangannya sudah meraih ponsel dan membuka situs jejaring sosial facebook. Dia lalu update status terbaru yang menyebutkan dia single lago mulai hari itu.
Hem…..melihat tingkah dan gaya sepupuku ini, aku jadi teringat semasa SMA dulu. Di mana, cinta atau pun apa namanya, seolah mampu meluluhlantakkan dunia. Menghancurkan sendi-sendi realita dan membuyarkan fakta yang ada di depan mata. “Aku putus cinta Mas,” ungkap sepupuku seolah ingin curhat dengan sepatah kata dan aku sendiri yang harus menerjemahkan panjang-lebar arti putus cinta itu sesungguhnya. Aku bahkan sempat bertanya dalam hati. Apakah putus cinta yang dialami sepupuku benar-benar sefenomenal itu. Apakah hanya perasaannya saja yang terlalu mendramatisir rasa itu. Atau kah dia terpengaruh sinetron cinta yang tayang di tv-tv swasta nasional. Ah entahlah…..yang jelas hingga hari ini, sepupuku yang lumayan manis dan kini serius di pendidikan kebidanan masih merasakan hal yang sama. Bahkan, setiap hari…statusnya seolah mencerminkan bahwa keputusannya untuk putus dengan kekasihnya adalah hal yang salah. Aku pun hanya bisa menawarkan kata-kata bijak kepadanya. Bahwa, sesungguhnya laki-laki dan perempuan di dunia ini sama banyaknya. Dan aku juga hanya bisa menawarkan untuk tidak berpacaran lagi. Lebih baik berkenalan saja dengan laki-laki tanpa dibumbuhi kata-kata pacaran. Dan dengan egoku juga (aku yakin benar) aku sebenarnya hendak mengenalkan dia dengan laki-laki sholeh, taat beribadah, dari keluarga baik-baik dan mempunyai pekerjaan tetap. (*)

Sabtu, September 05, 2009

SAY GOODBYE




SAY GOODBYE

Diva pop Krisdayanti bakal segera menyusul Yuni Shara, kakaknya sebagai janda. Ini setelah suami KD, Anang Hermansyah mengatakan ke wartawan bahwa dia sudah cerai secara agama. Kabar ini cukup mengejutkan. Meski di bilang tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya sejak 2003 lalu, rumah tangga KD-Anang sudah diterpa gosip miring. Yaitu kabar selingkuhnya pelantun Cinta ini dengan Tohpati Ario Hutomo yang saat itu menjadi piƱata musik KD Show di salah satu stasiun TV Swasta. Kabar ini terungkap berkat mantan sopir KD Muhi Biantoro alias Toro yang membuka mulut. Tapi dengan segala cara KD berusaha menepis gosip yang katanya makin digosok makin sip itu.
Toh KD akhirnya tidak tahan juga. Entah merasa bersalah atau apa. KD meminta cerai kepada Anang usai ibadah umroh.
Sebagai laki-laki, Anang seolah terpanggil kelaki-lakiannya. Selama ini memendam segala gejolak dan sakwa sangka, akhirnya dia membuat keputusan terpenting dalam hidupnya. Menceraikan wanita yang memberinya dua orang anak itu. Tekad Anang makin kuat setelah KD juga digosipkan tengah dekat dengan pengusaha asal Timor Leste. Entah apa yang ada dibenak KD yang sangat piawai melantunkan tembang melankolis ini. Lagu-lagunya seolah mencerminkan kehidupan pribadinya. Mulai dari Menghitung Hari hingga I’m Sorry Goodbye. So, tidak perlu heran, bila tiba-tiba saja KD berucap ke suaminya, seperti penggalan syair lagunya, so thank you so much,I’m sorry, goodbye. (*)RADARSBY/SEPT 2009

Rabu, Juni 17, 2009

LIMA TAHUN LALU

LIMA TAHUN LALU

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Perjalanan kehidupanku seolah begitu cepat. Lima tahun lalu, aku baru lulus dari sebuah perguruan tinggi swasta di kawasan Semolowaru. Usai lulus, aku sempat gamang menatap masa depan. Setahun berlalu, aku masih berkutat di depan meja sebuah dealer di kawasan Sidoarjo. Ah......wasting time. Tidak sengaja, aku membaca sebuah lowongan di sebuah media lokal Surabaya. DIBUTUHKAN WARTAWAN.
Saat itulah sebuah bohlam menyala terang di atas kepala...ting....ting...ting. Usai serangkaian test, akhirnya aku bisa menyebut diriku jurnalis. Menurut Wikipedia, Jurnalis= Orang yang mempraktekkan kegiatan jurnalist.
2006 adalah moment penting dalam hidupku.Aku sempat ragu, apakah benar aku akan menikah? Menikah dalam pandanganku adalah sebuah tanggung jawab besar bagi seorang pria. Paling tidak, aku tidak akan bisa bebas lagi....? Hem....sebuah pilihan yang harus benar-benar dipikirkan masak-masak.
Tapi, keputusan harus diambil. Aku harus menikah titik. (to be continue)

Rabu, Maret 18, 2009

Jupe Oh Jupe


TAKLUK: Gaston Castano bertekuk lutut di paha Jupe.

Julia Perez memang luar biasa. Pesonanya mampu membuat Gaston Castano bertekuk lutut. Pemain Persiba Balikpapan yang mengenakan nomor punggung 32 di klubnya ini, dibuat ketagihan dengan paha mulus Jupe. Dalam beberapa pose ‘nakal’ yang dirilis media online, Gaston tampak tidak berdaya dengan paha Jupe yang mengangkanginya.
Paha perempuan memang menjadi masalah tersendiri bagi kaum Adam.
Bahkan, sejak jaman Majapahit, paha wanita sudah menjadi semacam magnet sendiri bagi kaum pria. Tengok saja Ken Arok, begitu melihat paha mulus Ken Dedes, dengan keji dia membunuh Tunggul Ametung, suami sah Ken Dedes dengan keris Empu Gandring. Atas sumpah sang Resi, Ken Arok pun mati dengan keris itu serta tujuh anak turunannya. Bayangkan, hanya karena melihat paha, tujuh turunan harus mati karenanya. Saya tidak bisa membayangkan seandainya saat itu Ken Arok melihat lainnya? Hem…sulit untuk dibayangkan.
Kembali ke kasus Jupe, wanita seksi yang sempat diisukan waria ini bisa dibilang seringkali tampil berani. Akhir-akhir ini, wajah wanita kelahiran Jakarta,15 Juli 1980 bisa dikatakan setiap hari muncul di layar kaca. Hebatnya lagi, Jupe terlihat tidak terlalu sedih meski tertangkap basah kamera wartawan sedang beradegan hot dengan Gaston Castano. Dengan enteng dan tanpa beban, Jupe menganggap apa yang dia lakukan adalah untuk menghibur diri. “Kalau mantan suami saya bahagia, kenapa saya tidak,” kata Jupe yang mengaku sudah bercerai dengan suaminya itu. Bercerai tidaknya memang menjadi pertanyaan. Apakah dulu Jupe benar-benar sudah menikah dengan Damian Perez? Ataukah hanya kumpul kebo seperti yang dilakukan artis Andi Soraya dan Steve Emanuel beberapa waktu lalu. Hanya Jupe yang tahu. (*)

Senin, Maret 16, 2009

Antara Ketiak Carrisa Puteri dan Trauma SMA


Antara Ketiak Carrisa Puteri dan Trauma SMA

Siapa pun pasti setuju dengan saya saat ini. Kalau tidak, cobalah untuk setuju. Bahwa, ketiak Carrisa Puteri saat ini bisa dikatakan ketiak paling mulus se-Indonesia. Buktinya, di jalan-jalan protokol di Surabaya, dengan pedenya, pemeran Maria di film Ayat-Ayat Cinta ini memperlihatkan kelek mulusnya. Gadis kelahiran Frankfurt, Jerman, 12 September 1984 ini juga kerap muncul di layar kaca untuk mempromosikan produk deodorant yang katanya bisa menyingkirkan keringat berlebih dan tentunya bau badan ini.
Terus terang, saya salah satu pengagum Carrisa. Bukan lantaran dia menjadi ikon produk deodorant dan ketiaknya putih mulus saja. Melainkan, karena Carrisa terlihat natural ketika memerankan tokoh Maria di film garapan Hanung Bramantyo ini. Aktingnya pun masih terlihat alami ketika tampil di sinetron Rafika yang tayang di salah satu stasiun TV swasta nasional. Meski pun saya selaku fans beratnya kurang setuju Carrisa ikut-ikutan arus dengan bermain sinetron, tapi saya tetap menghargai keputusan cewek yang pernah dekat degan Fedi Nuril, lawan mainnya di film Ayat-Ayat Cinta.
Kembali ke ketiak mulusnya Carrisa. Saya memang termasuk fans berat ketiak mulus. Alasannya simple, di mata laki-laki, cewek harus tampil perfect, tak terkecuali masalah ketiak.
Alasan kedua, gara-gara ketiak, saya mempunyai kejadian yang membuat saya traumatik. Begini ceritanya, saat itu saya masih duduk di bangku SMA kelas II. Saat jam istirahat tiba, saking laparnya aku berlari menuju kantin sekolah. Tujuannya Cuma satu, menyantap bakso Pak Man. Bakso terenak sedunia. Saya pun langsung pesan satu mangkok. Setelah pesanan tiba, dengan lahapnya aku memasukkan bulatan penthol ke dalam mulut. Saat asyik menyuapkan penthol ke mulut, tiba-tiba, teman cewekny sekelasku datang menghampiri. Eh, dengan pedenya, dia mengangkat ketiaknya ketika mengikat rambut ekor kudanya. Huwek…..seketika penthol dalam mulutku berhamburan keluar ketika aku lihat rambut ketiak tumbuh dengan lebatnya.
Kejadian traumatik ini masih membekas hingga sekarang. Untungnya, saat ini, istriku rajin memelihara ketiaknya dengan produk yang diiklannya Carrisa Puteri. Meski pun hingga anakku berusia 1,7, peristiwa ini belum pernah aku ceritakan. Namun istriku sempat curiga kenapa aku memotret baliho iklan Carrisa Puteri dengan HP-ku. (*)