Selasa, Februari 10, 2009

Kemenangan Juve dan My Secret Story



Kemenangan Juve dan My Secret Story

Tidak pernah aku merasakan tegang berkepanjangan ketika melihat Juventus main musim ini. Namun tidak Minggu (8/2) malam lalu. Juve menang dramatis 1-2 atas tuan rumah Catania. Gol di injury time yang dilesakkan Christian Poulsen membuatku melonjak kegirangan seperti pertama kali ini aku mendapatkan pacar baru di masa SMA dulu.
Kemenangan Juve juga membuat tim kota Turin ini naik ke posisi dua. Beda tujuh angka dengan Inter Milian, tim yang diarsiteki my favorite coach semasa masih menukangi the blues Chelsea, Jose Mourinho.
Meski menang dramatis, dalam hati aku yakin bahwa ‘Si Nyonya Tua’ akan bisa mengatasi Catania. Apalagi di menit ke-11, Vincenzo Iaquinta, berhasil membobol gawang Catania yang dijaga Albano Bizarri. Saat selebrasi gol dengan mencopot kaus, perasaan sudah tidak enak. Kenapa pemain nomor 9 ini mesti mencopot kaus segala yang membuat dia dikartu kuning wasit. Namun, saya juga tidak bisa menyalahkan Iaquinta. Sebab, mungkin saja mantan pemain Udinese ini ingin meluapkan kegembiraannya. Karena, dia jarang mendapatkan posisi utama di skuad ‘Kuda Zebra’. Bencana pun terjadi. Semenit mencetak gol, Iaquinta harus keluar lapangan karena kartu kuning kedua yang diterimanya.
Praktis, di babak kedua, Catania yang didukung puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Angelo Massimino balik menekan. Menit ke-51 Morimoto membobol gawang Buffon. Bola liar sundulam Mascara langsung disambar pemain asal negeri yang sempat menjajah Indonesia 3,5 tahun ini.
Terus ditekan sepanjang babak kedua, pelatih Juve, Claudio Ranieri memasukkan Christian Poulsen di tujuh menit akhir pertandingan menggantikan Tiago. Hasilnya, luar biasa, pemain blonde ini mencetak gol di masa injury time. Gol telat pemain Denmark ini memberikan efek luar biasa. Baik itu bagi Juve sendiri juga bagi saya. Kenapa? There’s something secret story yang membuat saya sangat bergairah. Biarlah itu menjadi rahasia pribadi saya dengan Tuhan.

Tidak ada komentar: